Ucapan
Selamat malam kamu,
Ah sama seperti
malam-malam sebelumnya juga pastinya, aku harap kamu mendapatkan hal-hal baik
yang mengisi harimu sekarang.
Aku ingin menceritakan
mulai dari mana ya,
Ah, kemarin aku tidur
jam 00.00. Aku bergelumat dengan handphone dan menunggu pesanmu di sana. Tanpa
mengetahui kamu sudah istirahat karena ingin melakukan perjalanan.
Ya, maafkan aku yang
tak mengetahuinya.
Sebab, aku masih jauh
di sini. Menunggu kabarmu adalah sebuah hal yang akan terus aku lakukan setiap
hari.
Ngomong-ngomong
tentang menunggu, apakah kamu sudah membeli buku-buku Tere Liye lainnya?
Seperti Pergi yang sempat kita beli bersama dahulu.
Aku begitu senang Ketika
melihatmu membacanya, mengatakan bahwa si penulis cukup lucu dalam menggunakan
kosa kata.
“Masa dia pakenya tukang
pukul coba?”
Aku masih mengingat
dengan baik ekpresi manismu Ketika mengatakannya dan mengatakan bahwa kamu
ingin segera membaca bagian pulang.
Ah, aku juga
menginginkan kisah ini berakhir pada sebuah kepulangan.
Berkata bahwa aku
ingin menjadikanmu rumah dan aku adalah seorang yang akan Kembali setiap waktu.
Menunggu secangkir teh
panas darimu.
Mencium talapak tangan
kanan milikku dan merapikan barang-barang yang aku biasa bawa.
Ah, lalu pertanyaan
berikutnya yang selalu aku tunggu adalah, “ Bagaimana harimu?”
Aku bercerita Panjang lebar
tentang seseorang yang mengesalkan di tempat kerja atau sebuah humor kecil
tentang bagaimana seorang tukang parkir mengeluh karena motorku kelebihan satu sentimeter dengan wilayah lawannya.
Rasanya seperti surga Ketika
melihatmu tersenyum mendengarkan itu semua, mengelus kepala milikmu dengan baik
lalu memeluk hangat tubuhmu saat aku tengah kedinginan oleh hujan.
Ya, mungkin sebuah
kisah akan terus berdatangan jika kita Bersama.
Baik itu hal baik atau
sebaliknya, tapi aku masih menaruh sebuah harap-harap yang sama secara terus
menerus.
Aku tak perlu seribu
alasan untuk mencintaimu. Sebab, sebuah alasan saja bisa membuatku begitu cinta
padamu bagiku sudah cukup.
Menjadikan langkahku
sebagai Langkah berikutnya yang kamu ikuti,
Aku begitu bahagia Ketika
mengetahui kamu masih ada di sana dan terus menjagaku Ketika aku hendak terjatuh.
Kamu tahu, aku juga
tak begitu tahu tentang kamu yang sekarang.
Mungkin sebuah
kesempatan emas yang akan datang padaku adalah aku yang menjadi sebuah telinga
untukmu.
Aku ingin menjadi Pundak
yang baik Ketika kamu bersedih
Menjadi dada yang baik
Ketika kamu tengah terluka
Menjadi lutut terbaik Ketika
kamu tengah lelah
Menjadi tangan terbaik
Ketika kamu tengah sendiri
Aku hanya ingin
menjadikan tubuh ini menjadi milikmu seutuhnya,
Menjadikan kamu
milikku seutuhnya,
Sebab bagaimana juga.
Aku tak menemukan
orang yang lebih baik darimu dan tak akan pernah menemukan.
Sebab kunci pada pintu
rumah milikku sudah lama aku titipkan padamu.
Bagaimana bisa mencari
penghuni tanpa memiliki kunci?
Kelak,
Aku hanya menginginkan
memelukmu pada tidurku
Berkata dengan baik
bahwa aku mencintaimu
Berbisik dengan
seksama bahwa aku menyayangimu
Menatap dan menelaah
bahwa dirimu adalah ibu dari cinta milikku.
Selamat malam Kembali untukmu,
Dan semoga kali ini
mimpimu tetap indah.
Pada sebuah harap yang
masih saja aku inginkan
Dan perkataan-perkataan
yang aku nantikan.
Someone(2022)
Komentar
Posting Komentar
Silahkan sampaikan pesan dan kesan