Penemu
Yo selamat malam,
Bagaimana cuaca di sana?
Apakah ada hujan yang bertamu atau sekadar awan yang membiru pada langit tanpa empu.
hahaha, aku hanya mencoba berpuisi sedikit agar kisah yang di mulai tidak begitu buruk.
Bagaimana harimu?
Atau sesuatu yang ingin kamu ceritakan padaku tentang kisah-kisah lama.
Atau sebuah kisah baru yang ingin terungkap dari tabir-tabir yang tersembunyi setelah sekian lama.
O iya, Aku tak tahu sih kamu membaca ini atau tidak. Tapi aku hanya menulis apa yang tengah aku pikirkan saja sekarang.
Masih mencintai matematika?
Entah kenapa aku melihatmu seperti dewi angka-angka itu sendiri
Anak UIN emang gini ya?
Atau emang dosen UIN itu semuanya tipe manusia matematika.
Atau Rektornya anak matematika juga?
Aku berfikir begini.
Apa di jurusan Matematika, tukang kebunnya adalah orang yang hapal rumus persamaan dua kuadrat
Helpernya adalah orang yang ahli dalam Trigonometri
Waktu masuk bukannya selamat datang, tapi Hitunglah persamaan berikut ini
Ruang kelasnya dari 2x-4y=5 atau lainnya.
Dah jangan di hitung hasilnya berapa, aku tahu kamu berfikir itu kan sekarang.
Tapi sekarang kita mulai dengan sebuah taman kecil yang ingin aku ceritakan padamu.
Aku melihatmu seperti seorang pemikir ulung.
Entah kenapa beberapa hal menjadikan kamu begitu istimewa dari wanita lain.
Ya, mungkin aku akan di anggap seorang lelaki kelinci sebab seri ini akan memuat banyak sekali kisah.
Tapi tentu sebuah ingatan hanya berbicara tentang waktu.
Sampai kamu lupa bahwa kita pernah membuat sebuah kenangan yang begitu baik.
Apa kabar kamu?
Harimu pasti melelahkan, sebab aku tahu bahwa dewasa itu ternyata se-sibuk ini.
Sibuk tentang berfikir bahwa esok ada sebuah kejutan yang mungkin tidak bisa kita duga.
Tapi kamu itu istimewa,
Sebab mungkin Kamu adalah wanita yang hanya muncul seribu tahun sekali.
Seperti kelahiran Al-Masih
Kehadiran Albert Einstein.
Kepintaran Nicholas Tesla.
Atau cara pandang Zhuge Liang.
Ya, kamu sehebat itu untuk seorang wanita yang mencintai angka
Tapi, aku juga tentu berifikir bahwa menjadi angka mungkin sebuah alasan yang cocok jika berbicara tentangmu.
Bagaimana murid-murid yang kamu temui pagi tadi?
Aku yakin mereka pasti menjadi orang yang akan mengingatmu dalam kisahnya, sebagai kamu tokoh utama pada novel hidup yang berjalan.
Aku senang kamu menyukai sebuah puisi.
Aku juga dengan senang hati menciptakannya jika kamu meminta.
Ya, jika semua hal aku ceritakan pada 1 kisah itu tidak akan menarik.
Jadi, selamat malam kamu
Istirahat yang cukup
Semoga kamu menerima yang baik-baik saja
Someone(2022)
Komentar
Posting Komentar
Silahkan sampaikan pesan dan kesan