Impian
Selamat malam kamu,
Ya, setelah sekian
waktu tak bersua aku kembali ingin menulis seri cerita ini lagi. Aku seperti
sudah menemukan judul yang tepat untuk cerita ini.
"Wanita Pemilik Hujan", Keren
kan. Aku memikirkannya karena belakangan aku suka sekali bermain dengan hujan
seakan aku sudah menjadi hujan itu sendiri. mungkin akan menjadi judul buku jika sudah terbit.
Ya, mungkin juga ini
cerita terakhir tentang dirimu yang akan aku ceritakan
Jujur sih, aku ingin
bercerita lebih banyak. Namun aku tak ingin kehabisan topik saat kita mungkin
sudah dipertemukan pada suatu waktu. Aku ingin membahasnya di depanmu secara
langsung, menatap mata indahmu, lalu mendengar tawa renyah milikmu.
Aku menyukai saat kamu
menyempatkan waktu untuk membaca pesanku, membaca kisahku, atau menjadi teman
cerita yang baik saat-saat belakangan ini. Sudah waktunya aku berkemas kembali.
Sebab aku seperti
menerima penolakan atas waktu yang ku inginkan.
Aku tak ingin seperti
seorang Cuckoo yang hanya bisa menyusahkan saja,
Aku ingin agar kisah
kita terus berjalan seperti yang sudah semestinya.
Ya, aku ingin melihat
senyummu lagi
Tapi jujur saja,
Mengetahui bahwa kisah
ini sudah kamu baca dengan baik saja aku sangat Bahagia
Ah, aku juga tahu
bahwa aku tak bisa bermain kosa-kata yang bagus.
Sebab tak ada yang lebih
berarti dari Tindakan bukan
Aku tak ingin kisah yang
seharusnya terlahir menjadi hilang entah kemana
Aku juga tak ingin
menjadi sebuah benang yang berusaha menghubungkan sesuatu yang tak mungkin bisa.
Aku ingin berkata
bahwa aku mencintaimu.
Aku begitu
menyayangimu
Dan aku ingin sekali
memilikimu.
Tapi aku juga tak bisa
berbicara apapun saat kamu tak menerima itu
Hahahaha,
Aku mungkin akan
menamai kisah ini “Wanita Penerima Hujan.”
Sejak awal saja, sudah
sebuah berkah bagiku mengenalmu
Mungkin Allah menjadikan
kamu seorang Wanita yang aku cintai tapi tak semua cinta juga bisa di miliki.
Aku hanya mencoba
untuk tidak egois pada diriku sendiri.
Makasih ya,
Terima kasih atas
jemari kecilmu
Tangan lembutmu
Atau senyuman manis
yang tak pernah pudar itu
Aku harap kamu akan
menjadi Wanita yang hebat dan baik-baik saja.
Selamat Malam kamu…
Someone(2022)
Komentar
Posting Komentar
Silahkan sampaikan pesan dan kesan