Angan
Yo Selamat malam kamu,
Ah kali ini aku
menulis pada sore hari jadi mungkin tetap menjadi selamat malam untuk negara
bagian eropa. Ya, aku juga kali ini tidak akan berbicara dengan banyak diksi,
seperti senja yang tengah bertamu di antara kita atau waktu yang kamu luangkan
untuk buku dan perjalanan.
Ya, bercerita tentang
hari.
Aku mungkin tahu bahwa
hari milikmu akan berjalan seperti yang seharusnya. Tapi bagaimana kabarmu hari
ini? Semoga kamu menerima yang baik-baik saja.
Bagaimana dengan kisah
pengawasan seorang anak yang tengah tekun dengan buku-buku?
Atau kisah seorang ibu
dari anak-anak yang dirindukan?
Seperti kamu merasakan
sebuah kerinduan kecil di antara kerinduan lainnya.
Aku juga ingin
membenamkanmu dalam kata-kata yang milikku di antara ribuan kata yang kutulis.
Ah berbicara tentang
tulisan, aku sepertinya lebih memilih profesi pengetik sebab tulisan ku seperti
ceker brontosaurus.
Bagaimana jika kita
berbicara tentang hal-hal yang sudah pernah kita alami sebelumnya.
Tentang dairy kecilmu
yang memiliki Piterpan kecil yang bertugas untuk membuka lalu membaca isinya
saat Sang pemilik telah pergi.
Entahlah, penguntit
kecil itu selalu saja menggemaskan untuk dicari tahu keberadaannya.
Ya, mungkin di balik
lembaran kertas usang itu kamu menuliskan kisah-kisah seseorang yang cukup baik
dalam versi kamu. Bahasa awamnya mengagumkan Bahasa tidak awamnya tidak tidak
mengagumkan, sebab minus bertemu minus jadi positif.
Ah, baiklah sekarang
aku akan menjadi seorang pencerita dalam buku harian milikmu.
Bab 1 wanita yang
menyukai pria bercerita tentang kamu yang menyukai seorang lelaki
Bab 2 wanita yang
menyukai lelaki bercerita tentang kamu yang menyukai seorang pria
Bab 3 Wanita yang… hey
ayolah tidak adakah judul lain selain kamu meyukai seorang lelaki?
Ah, aku akan menebak bahwa
ia adalah kekasih pertamamu, setelah ayahmu dan nabi dan rasul dan…
Nabi aja ada 25 belum
rasul belum yang lain-
Oke aku akan menebak
bahwa ia adalah kekasih ke-entah.
Hahahaha, maaf mungkin
aku tidak ingin kita berbicara formal.
Aku tidak ingin bahwa
kata-kata milikku hanya mengingatkan kamu bahwa lelaki hanya akan serius pada
kata-katanya.
Tidak seperti itu…
tidak sesederhana penggembala yang menggembala domba miliknya.
Tidak sesederhana awan
yang berjalan perlahan atau berlari mengikuti arah anginnya.
Tidak sesederhana ketika
aku menawarkan manis untuk setiap lara yang kamu derita.
Tidak sesederhana
pecahan yang aku coba susun kembali dari kaca yang sudah tak bersisa.
Ya, aku hanya menjadi
sebuah second character dalam sebuah kisah milikmu.
Yang mungkin akan
hilang dengan arus waktu yang kerap berlari tanpa sempat memaling kemari.
Aku tak sempat
menawarkan cinta untuk Wanita yang tak lagi melihat ke berbagai arah.
Aku hanya menjadi
sebuah peran yang menjadikan kamu baik di atas panggung tanpa tema melankolia
Ketahuilah,
Bahwa hidup hanya akan
berbicara tentang bagaimana manusia terlahir lalu pergi
Dan pada benang tipis
seperti itu, aku akan menjadi salah satu rajutan yang menyempurnakan apapun.
Sebab terhubung.
Sebagai penutup pada
part kali ini.
Aku hanya berharap
semoga kamu menerima yang baik-baik saja.
Selamat menikmati
angka dan wahana dunia.
Selamat Malam.
Someone(2022)
Komentar
Posting Komentar
Silahkan sampaikan pesan dan kesan